Lewati ke konten

Dua Tahun Bertumbuh, TKQu Al-Muhajirin Kota Bogor Perkuat Komitmen Pendidikan Anak Berbasis Al-Qur’an

· 4 menit baca2.978kali dibaca
Redaksi Literat.id, literat.id
Penulis

LITERAT.ID — TKQu Al-Muhajirin Kota Bogor memperingati milad kedua sebagai momentum refleksi perjalanan dan penguatan komitmen dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Perayaan ini menjadi kesempatan untuk meninjau perkembangan lembaga, mulai dari penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan jejaring kemitraan, hingga penguatan tata kelola kelembagaan.

Didirikan pada 7 Oktober 2024, TKQu Al-Muhajirin terus mengembangkan diri sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang memadukan pembelajaran keislaman, pembentukan karakter, kreativitas, dan kemandirian. Selama dua tahun perjalanannya, lembaga ini berupaya membangun lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung perkembangan pengetahuan anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebiasaan positif sejak dini.

Perayaan milad yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) berlangsung setelah tanggal peringatan sebenarnya. Penyesuaian jadwal dilakukan karena padatnya agenda sekolah, termasuk kegiatan ujian dan praktik peserta didik. Meski demikian, perayaan ini tetap menjadi momentum penting untuk mensyukuri perkembangan yang telah dicapai sekaligus memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Pendidikan Karakter dan Al-Qur’an sebagai Fondasi

Dalam penyelenggaraan pembelajarannya, TKQu Al-Muhajirin mengusung visi “Terwujudnya Peserta Didik yang Beriman, Kreatif, dan Mandiri.” Visi tersebut diterjemahkan melalui berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai keislaman sekaligus mengembangkan kemampuan anak sesuai tahap pertumbuhannya.

Program pembelajaran meliputi pengenalan dan pembiasaan membaca Al-Qur’an, hafalan surah-surah pendek, hadis pilihan, doa-doa harian, serta pengenalan Asmaul Husna. Anak-anak juga dibiasakan menjalankan ibadah, menjaga wudu, dan mengikuti kegiatan Salat Duha sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan religius.

Selain pembelajaran keagamaan, pengembangan karakter dilakukan melalui program Bina Pribadi Muslim dan berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas serta kemandirian. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu anak tumbuh tidak hanya dalam aspek pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan sikap, kebiasaan baik, dan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui perpaduan aktivitas di dalam kelas dan pengalaman belajar di luar ruangan. Dengan pendekatan tersebut, anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan secara langsung, mengembangkan rasa ingin tahu, belajar bekerja sama, serta memahami berbagai hal melalui pengalaman yang sesuai dengan usia mereka.

Kegiatan belajar turut didukung oleh fasilitas yang terus dikembangkan, antara lain ruang kelas, akses ke masjid, sudut baca, area bermain luar ruangan, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya. Pengembangan sarana tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung proses tumbuh kembang peserta didik.

Perkuat Jejaring dan Pembelajaran Bersama Berbagai Instansi

Salah satu aspek yang terus dikembangkan TKQu Al-Muhajirin adalah jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga dan instansi. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar anak sekaligus memperkenalkan mereka pada lingkungan sosial, profesi, dan berbagai bentuk pelayanan publik sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembelajaran dan pengenalan lingkungan melibatkan berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta instansi pemadam kebakaran. Kegiatan bersama instansi terkait dapat menjadi sarana untuk mengenalkan pentingnya perlindungan anak, keselamatan, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dengan cara yang mudah dipahami peserta didik.

Selain melalui kunjungan dan kegiatan di luar sekolah, TKQu Al-Muhajirin juga membuka ruang pembelajaran melalui kehadiran narasumber dari berbagai latar belakang instansi dalam kegiatan-kegiatan edukatif. Kehadiran narasumber memberikan kesempatan kepada anak untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Penguatan jejaring tersebut menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan dukungan berbagai pihak. Sekolah, keluarga, lembaga pemerintah, dan masyarakat dapat saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Di sisi lain, keterlibatan orang tua melalui komunikasi dan kegiatan parenting juga menjadi unsur penting dalam membangun kesinambungan pendidikan antara lingkungan sekolah dan keluarga. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, TKQu Al-Muhajirin berupaya menghadirkan proses pendidikan yang tidak terbatas pada kegiatan belajar di kelas.

Penguatan Legalitas dan Tata Kelola Kelembagaan

Seiring perkembangan lembaga, TKQu Al-Muhajirin terus melakukan pembenahan administrasi dan penguatan tata kelola pendidikan. Salah satu capaian penting adalah diterimanya izin operasional dari Dinas Pendidikan Kota Bogor pada 8 Agustus 2026. Selain itu, Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) juga telah terbit sebagai bagian dari penguatan identitas kelembagaan dalam sistem pendidikan nasional.

Saat ini, proses administrasi terkait Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) bagi peserta didik masih terus ditindaklanjuti. Penyelesaian proses tersebut menjadi bagian dari upaya lembaga untuk memastikan administrasi peserta didik semakin tertata dan mendukung kelancaran layanan pendidikan.

Berbagai perkembangan tersebut merupakan hasil dari proses penguatan kelembagaan yang terus dilakukan. Pembenahan administrasi, pengembangan sarana prasarana, penataan tenaga kependidikan, dan peningkatan kualitas pembelajaran menjadi bagian yang saling berkaitan dalam membangun lembaga pendidikan yang lebih terstruktur.

Kepala TKQu Al-Muhajirin, Dr. Siti Mahmudah Noorhayati, S.Th.I., M.Fil.I., M.Pd., bersama jajaran pengelola terus mendorong pengembangan lembaga agar tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran, tetapi juga pada penguatan karakter, perluasan kemitraan, peningkatan kualitas layanan, dan pembenahan tata kelola pendidikan.

Milad sebagai Momentum Evaluasi dan Pertumbuhan

Dua tahun perjalanan TKQu Al-Muhajirin menjadi pengingat bahwa membangun lembaga pendidikan membutuhkan konsistensi, kerja sama, dan komitmen untuk terus berkembang.

Peringatan milad bukan sekadar perayaan bertambahnya usia lembaga, melainkan juga kesempatan untuk mengevaluasi capaian, mengenali hal-hal yang masih perlu diperbaiki, dan merancang langkah pengembangan berikutnya.

Dengan dukungan yayasan, tenaga pendidik, orang tua, mitra kelembagaan, dan masyarakat sekitar, TKQu Al-Muhajirin berkomitmen untuk terus bertumbuh sebagai lingkungan pendidikan anak usia dini yang menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an, membangun karakter Islami, serta mendukung tumbuhnya generasi yang beriman, kreatif, dan mandiri.

Perjalanan dua tahun ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Melalui penguatan pembelajaran, perluasan jejaring kemitraan, serta pembenahan administrasi dan tata kelola, TKQu Al-Muhajirin berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan anak usia dini di Kota Bogor. []

Editor: Redaksi Media Reputasi

0

Berita Terkait

Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.