Lewati ke konten

Bantuan Tahir Foundation untuk Korban Gempa Flores: 1.000 Warga Terima Santunan, 200 Rumah Akan Dibangun

· 1 menit baca1.883kali dibaca
Redaksi Literat.id, literat.id
Penulis

LITERAT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir, MBA, anggota Dewan Pertimbangan Presiden sekaligus Chairman Tahir Foundation, atas kepedulian dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.

Bantuan diserahkan langsung kepada 1.000 penerima manfaat di Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (27/10/2026). Rinciannya, 900 orang dari Kabupaten Manggarai Barat, 35 orang dari Manggarai, 35 orang dari Manggarai Timur, dan 30 orang dari Nagekeo.

Selain bantuan langsung, Tahir Foundation berkomitmen membantu pembangunan 200 unit rumah bagi warga terdampak di empat kabupaten tersebut. Lokasi dan teknis pembangunan akan ditentukan bersama pemerintah daerah agar bantuan tepat sasaran.

Menurut Gubernur Provinsi NTT Melki Laka Lena, kepedulian ini sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah gempa.

Bantuan dinilai tidak hanya meringankan beban material, tetapi juga memberikan harapan bahwa para korban tidak menghadapi masa sulit sendirian.

"Aksi kemanusiaan ini merupakan bukti bahwa penderitaan saudara-saudara kita di Flores adalah penderitaan seluruh anak bangsa. Kita harus saling membantu dan bergotong royong dalam menghadapi setiap bencana," demikian pernyataan Gubernur Provinsi NTT Melki Laka Lena.

Semangat tersebut sejalan dengan Dasa Cita ke-10, Kolaborasi Bersama, Ayo Bangun NTT. Pembangunan dan pemulihan NTT tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, dan para mitra pembangunan.

"NTT rumah bersama. Dalam suka dan duka, kita tanggung bersama," Melki tutup pernyataan tersebut. []

Editor: Redaksi Media Reputasi

0

Berita Terkait

Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.