Lewati ke konten

Menteri PU Tinjau Infrastruktur Maluku Utara, Tekankan Air Bersih dan Konektivitas Jalan-Jembatan

· 2 menit baca2.530kali dibaca
Redaksi Literat.id, literat.id
Penulis

LITERAT.ID – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara pada Rabu (28/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau sejumlah infrastruktur strategis, mulai dari pekerjaan pengeboran air baku di Tidore hingga kondisi jalan di Kota Ternate dan Tidore.

Menteri PU didampingi Plt. Direktur Pembangunan Jalan, Moch. Iqbal Tamher. Turut hadir Gubernur Maluku Utara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku Utara, Sultan Tidore, Sultan Ternate, serta empat kepala unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian PU di wilayah Maluku Utara.

Keempatnya ialah Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara Abdul Hamid Payapo, Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Budi Prasetyo, Plt. Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Naomi, serta Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Andi.

Dalam arahannya, Dody menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih harus menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.

Penanganan perlu dilakukan secara terencana dan segera agar masyarakat memperoleh akses air bersih yang memadai.

Sebagai bagian dari upaya itu, UPT Kementerian PU telah melaksanakan pengeboran air baku di Tidore.

Pekerjaan tersebut ditargetkan mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat pada 2026, dengan tetap memperhatikan kesiapan infrastruktur pendukung agar layanan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain sektor air bersih, Dody menekankan pentingnya peningkatan layanan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memperluas konektivitas antarwilayah.

Pembangunan dan penanganan infrastruktur diharapkan menjangkau daerah yang masih memiliki keterbatasan akses, termasuk wilayah Pulau Halmahera dan Pulau Taliabu.

Menurutnya, infrastruktur jalan dan jembatan berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan Maluku Utara.

Dody juga mengingatkan seluruh UPT Kementerian PU agar memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Koordinasi itu diperlukan untuk memastikan program pembangunan infrastruktur selaras dengan kebutuhan daerah dan menjawab persoalan utama yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, seluruh UPT diminta meningkatkan kepekaan terhadap isu strategis di daerah serta merespons secara cepat dan tepat berbagai kejadian bencana di wilayah Maluku Utara, terutama yang berdampak terhadap keselamatan masyarakat dan kerusakan infrastruktur.

Melalui kunjungan kerja ini, Kementerian PU mendorong pembangunan infrastruktur di Maluku Utara semakin terarah, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Manfaat tersebut khususnya mencakup pemenuhan kebutuhan air bersih, peningkatan konektivitas jalan dan jembatan, serta pemerataan akses infrastruktur di seluruh wilayah. []

Editor: Redaksi Media Reputasi

0

Berita Terkait

Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.