Lewati ke konten

BPS mencatat inflasi tahunan September 2026 sebesar 3,28 persen, pangan menjadi pendorong utama di tengah El Niño.

· 1 menit baca1.517kali dibaca
Redaksi Literat.id, literat.id
Penulis

JAKARTA, literat.id — Harga cabai rawit merah menyentuh Rp117.700 per kilogram pada Rabu (21/10/2026). Kenaikan harga pangan seperti ini juga terekam dalam data resmi pemerintah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan September 2026 sebesar 3,28 persen, tertinggi sepanjang tahun ini.

Menurut data BPS yang dirilis 1 Oktober 2026, Indeks Harga Konsumen naik dari 108,74 pada September 2025 menjadi 112,31 pada September 2026. Secara bulanan, inflasi tercatat 0,30 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (Januari–September) mencapai 2,17 persen. Angka tahunan itu naik dari 3,19 persen pada Agustus.

Pangan menjadi pendorong utama. Laporan Inflasi Oktober 2026 dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyebut inflasi komponen harga bergejolak (volatile food) naik menjadi 5,03 persen dari 4,06 persen. DEN mengaitkan kenaikan itu dengan kemarau panjang akibat El Niño dan tingginya harga komoditas global. Sebaliknya, inflasi inti melandai ke 2,84 persen dari 2,92 persen karena kenaikan harga emas melambat. Inflasi harga yang diatur pemerintah juga turun tipis ke 3,25 persen, salah satunya karena tarif angkutan udara turun di musim sepi.

Seluruh provinsi mengalami inflasi. DEN mencatat inflasi tertinggi di Sulawesi Utara sebesar 7,59 persen dan terendah di Sumatera Selatan sebesar 2,55 persen. Tekanan di tingkat pedagang besar juga meningkat: Indeks Harga Perdagangan Besar naik 6,76 persen secara tahunan.

Pasokan beras patut diwaspadai. DEN memperkirakan produksi beras September–November 2026 turun 12 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, atau sekitar 1 juta ton. Harga beras di tingkat penggilingan sudah naik 6,04 persen. Penyangganya adalah stok cadangan beras pemerintah sekitar 4,6 juta ton per 16 September 2026.

Inflasi 3,28 persen masih berada dalam rentang sasaran Bank Indonesia, yaitu 2,5±1 persen atau 1,5–3,5 persen. Namun, jaraknya ke batas atas kian sempit. BPS dijadwalkan merilis angka inflasi Oktober pada awal November 2026.

Editor: Redaksi Literat.id

0

Berita Terkait

Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.