Mustafa Mansur Bawa Prodi UPW FIB Unkhair Perkuat Mutu Pendidikan Pariwisata melalui Forum Nasional 2026

LITERAT.ID - Koordinator Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair), Mustafa Mansur, S.S., M.Hum., hadir langsung dalam Forum Nasional Pendidikan Tinggi Pariwisata 2026 yang digelar Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (HILDIKTIPARI) di Auditorium Institut Pariwisata Trisakti, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Forum yang berlangsung secara luring dan daring melalui Zoom Meeting ini diikuti ratusan pimpinan program studi pariwisata dari berbagai daerah.
Kehadiran Mustafa Mansur menjadi bagian dari komitmen Prodi UPW FIB Unkhair untuk menyelaraskan mutu pendidikan pariwisata dengan standar nasional yang terus berkembang.
Forum ini menandai tiga langkah strategis, yakni peluncuran Instrumen Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Pendidikan Tinggi Pariwisata Tahun 2026, pembentukan Forum Komunikasi Program Studi Kepariwisataan di bawah HILDIKTIPARI bersama Lembaga Akreditasi Mandiri Pariwisata (LAMWISATA), serta peluncuran kerangka Body of Knowledge Kepariwisataan.
Ketua Umum HILDIKTIPARI, Prof. Dr. Diena M. Lemy, A.Par., M.M., CHE, menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan agar pendidikan pariwisata tetap relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat. Hadir secara resmi Rektor Institut Pariwisata Trisakti, Prof. Dr. Fetty Asmaniati, S.E., M.M.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seminar nasional bertema “Arah Baru Kompetensi Lulusan Pariwisata Indonesia: Menjawab Transformasi Industri dan Tantangan Masa Depan.” Seminar menghadirkan Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., IPU, ASEAN.Eng., yang membahas diferensiasi misi perguruan tinggi pariwisata, dan Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd., yang membahas instrumen CPL program studi.
Peserta juga memperoleh pemaparan kebijakan dan perkembangan LAMWISATA dari Ketua Majelis Akreditasi LAMWISATA, Dr. Nurbaeti, S.E., M.M.; Ketua Dewan Eksekutif LAMWISATA, Dr. Tonny Hendratono, S.E., M.M., CHE; serta Tim Ahli LAMWISATA, Drs. Jacob Ganef Pah, M.T.
Menurut Mustafa Mansur, kehadiran Prodi UPW FIB Unkhair bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bagian dari komitmen menjaga agar pendidikan pariwisata yang diselenggarakan tetap sejalan dengan standar nasional.
Ia menilai peluncuran dokumen CPL, Body of Knowledge, dan pembentukan Forum Komunikasi Program Studi Kepariwisataan sebagai tonggak penting, khususnya bagi perguruan tinggi di Maluku Utara.
“Dengan kerangka kerja yang jelas dan terpadu ini, kami memiliki pedoman yang kokoh untuk menyelaraskan kurikulum, memperkuat kompetensi lulusan, sekaligus mengangkat potensi pariwisata khas Maluku Utara ke kancah nasional dan internasional,” tegas Mustafa.
Ia juga menilai sinergi antara HILDIKTIPARI dan LAMWISATA memberikan jaminan mutu yang dibutuhkan program studi untuk terus berbenah dan berkembang.
Kehadiran Prodi UPW FIB Unkhair dalam forum ini diharapkan memperkuat jejaring sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjamin mutu pendidikan tinggi pariwisata di wilayah timur Indonesia sesuai standar nasional yang telah disepakati bersama. []
Editor: Redaksi Media Reputasi




