Lewati ke konten

Kemitraan Strategis HIKMU dan KBRI Canberra Buka Peluang Generasi Muda Menembus Pendidikan Tinggi di Australia

· 2 menit baca1.625kali dibaca
Redaksi Literat.id, literat.id
Penulis

LITERAT.ID — Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) berada di Jakarta berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI Canberra) menyelenggarakan webinar nasional bertajuk "Membuka Cakrawala Pendidikan Global: Sistem Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan Australia".

Agenda ini dirancang khusus untuk memberikan panduan komprehensif mengenai sistem pendidikan tinggi, budaya akademik, hingga adaptasi kehidupan mahasiswa Indonesia di Negeri Kanguru (31/10/26).

Dengan kolaborasi HIKMU dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, kegiatan ini membuka peluang pendidikan bagi putra-putri terbaik Maluku Utara untuk menempuh pendidikan tinggi jenjang S1, S2, dan S3 di Negeri Kanguru.

Webinar yang dihadiri akademisi, pelajar, dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah ini menghadirkan tiga narasumber utama yang membedah kesiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam menghadapi persaingan global.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Prof. Yuli Rahmawati, M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa Australia memiliki standar pendidikan tinggi bereputasi dunia yang sangat terbuka bagi mahasiswa Indonesia.

Selain menawarkan riset berkualitas, kehidupan kampus di Australia mengedepankan keberagaman budaya serta budaya akademik yang kritis dan mandiri.

"Pendidikan di Australia bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan pengasahan berpikir kritis dan pembentukan jejaring internasional. KBRI Canberra berkomitmen penuh menjembatani jejaring pendidikan ini agar semakin banyak anak bangsa yang dapat mengenyam pendidikan berkualitas dan membawa pulang inovasi untuk tanah air," ujar Prof. Yuli Rahmawati dalam pemaparannya.

Ketua Umum HIKMU, H. Askan Naim, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata HIKMU dalam mendorong peningkatan kualitas SDM daerah agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Menurutnya, pemahaman mendalam atas budaya dan sistem pendidikan di luar negeri adalah modal utama calon mahasiswa agar siap secara mental dan akademis.

Senada itu juga Ketua HIKMU menegaskan, "Kami di HIKMU memandang pentingnya membuka jalan dan wawasan bagi generasi muda. Kerjasama dengan KBRI Canberra ini adalah langkah strategis untuk memastikan para pelajar kita tidak hanya memiliki impian ke luar negeri, tetapi juga memiliki peta jalan dan persiapan yang matang untuk bisa study ke luar negeri termasuk Australia" kata H. Askan Naim.

Sementara itu, Bendahara Umum HIKMU, Dr. Kartini Madjid, S.H., M.Kn., menyoroti pentingnya tata kelola perencanaan studi dan pemanfaatan peluang beasiswa yang ada secara efektif.

Ia menekankan bahwa investasi pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah dan nasional.

"Studi di luar negeri memerlukan perencanaan yang matang, baik dari sisi akademis, administrasi, maupun efisiensi finansial. HIKMU berupaya hadir memberikan pendampingan serta akses informasi yang transparan agar peluang beasiswa dan program pertukaran dapat dimanfaatkan secara optimal oleh putra-putri daerah Khusus Maluku Utara," tutur Dr. Kartini Madjid.

Melalui webinar ini, HIKMU dan KBRI Canberra berharap dapat mempererat sinergi dalam program-program edukatif berkelanjutan, sekaligus menginspirasi para peserta untuk berani melangkah menembus batas pendidikan internasional. []

Pewarta: Subkhan Tomaito

Editor: Redaksi Media Reputasi

0

Berita Terkait

Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.